Kata Ahmad  Sri Mulyani Mundur Kalau Masih Punya Malu: Warganet Tertarik Jadi Buzzer demi Kecipratan 300 T

Tangkapan layar kicauan warganet/Net

JAKARTA (SURYA24.COM) - Satu per satu skandal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya terbongkar.

     Teranyar, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mensinyalir ada transaksi gelap senilai Rp 300 triliun di Kemenkeu.

    Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani, mengatakan bahwa sumber pendapatan negara dari sektor pajak yang diambil dari keringat rakyat malah di korupsi.

     "Sehingga menjadi wajar akhirnya orang setop bayar pajak, ada gerakan setop bayar pajak," katanya seperti dikutip redaksi melalui Channel Youtubenya, Minggu (12/3).

    Yani menegaskan, budaya malu untuk mengundurkan diri di Indonesia masih sangat langka. Berbeda dengan negara maju seperti Jepang dan Inggris.

   "Kalau (Sri Mulyani) masih punya rasa malu, punya moralitas ya mundur! Harus diusut, jangan-jangan banyak hal yang kita tidak tahu," tegasnya seperfti dilansir rmol.id.

Trending #SayaBersamaSriMulyani

Tanda pagar tagar #SayaBersamaSriMulyani sempat trending topic di Twitter. Lewat tagar tersebut, para warganet seolah sedang memberikan dukungan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sedang dilanda banyak masalah di kementerian yang dipimpin.

Sri Mulyani saat ini sedang dihadapkan pada masalah harta tidak wajar pegawainya yang jumbo dan dugaan transaksi janggal sebesar Rp 300 triliun yang diungkap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Namun demikian, kemunculan tagar ini justru dianggap sebagai permainan buzzer atau pendengung di media sosial. Alasannya, karena kemunculan yang serentak, mirip, dan mayoritas dibuat oleh akun-akun baru. 

Sorotan ini salah satunya diberikan akun @OnlyFrens yang mengunggah beberapa foto hasil tangkapan layar beberapa postingan yang menggunakan tagar #SayaBersamaSriMulyani.

"Uang pajak untuk bayar BuzzeRp @KemenkeuRI, kakak pembina BuzzeRp Kemenkeu adalah Jempol Honorer @prastow," kata akun @OnlyFrens pada Sabtu siang (11/3).

Tulisan di akun tersebut pun mendapatkan ragam komentar dari publik. Hingga Minggu (12/3) pukul 10.55 WIB, sudah ada 379 kali yang membagikan ulang, sembilan komentar dan 966 menyukai.

Salah satunya turut dikomentari oleh akun @aabjad yang justru kepincut untuk bisa menjadi Buzzer dan mendengungkan tagar tersebut. Alasannya, karena dia ingin uang 300 triliun terciprat ke dirinya.

"Jadi buzzer itu nglamar nya ke mana ya pengin juga kecipratan duit sampe 300T," kata @aabjad pada Sabtu malam (11/3).

Seperti dilihat Kantor Berita Politik RMOL, tagar #SayaBersamaSriMulyani mulai ramai di Twitter sejak Jumat (10/3). Berbagai tulisan dengan tagar tersebut berisi dukungan untuk Sri Mulyani. Bahkan, tak sedikit yang meragukan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang mendengungkan soal transaksi Rp 300 triliun.

"Kalau sampai Pak Mahfud bisa membuktikan bahwa 300T itu adalah real. Saya kasih 300 jempol Pak. Tetap #SayaBersamaSriMulyani," kata pemilik akun @Leonita_Lestari pada Jumat sore (10/3).

Kemudian akun @anandasukarlan menulis soal dukungannya untuk Sri Mulyani yang dianggap sedang banyak cobaan.

"Ibu lagi banyak cobaan, tetap semangat dan tersenyum ya buk kayak waktu kita selfie. Bad day pasti berlalu #SayaBersamaSriMulyani," kata @anarasukarlan pada Minggu pagi (12/3).

Sementara itu, akun @SahabarSaber menilai, bahwa Sri Mulyani merupakan Menkeu terbaik yang dimiliki oleh Indonesia. "Menkeu terbaik yang dimiliki Indonesia. #SayaBersamaSriMulyani," kata @SahabatSaber pada Jumat siang (10/3).***